Jokowi Berkampanye di Kampung Halamanya, Ribuan masyarakat memadati Stadion Sriwedari

(Joko Widodo saat berorasi di depan pedukungnya di Solo)

Surakarta - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menyapa warga Surakarta dengan menaiki kereta kencana menuju lokasi kampanye rapat umum terbuka di Stadion Sriwedari Solo, Jawa Tengah, Selasa (9/4/2019).

Puluhan ribu pendukungnya dari Solo Raya terlihat sangat antusias berebut untuk mendekat dan mengerumuni Jokowi yang menggunakan kemeja putih lengan panjang. Mantan Wali Kota Solo terbaik dua periode ini juga menyempatkan diri untuk melayani permintaan sejumlah masyarakat yang ingin bersalaman dan berfoto bersama dengannya.



Jokowi menargetkan kemenangan di kampung halamannya itu di atas 90 persen. Pada Pilpres 2014, Joko Widodo yang juga melawan capres Prabowo Subianto, berhasil meraup kemenangan sebesar 84 persen. Di Pilpres 2019, Jokowi tak mau menang di angka yang sama.

"Di Kota Solo 2014 kita dapat 84 persen. Awas, saya berasal dari Solo loh, jangan sampai dapatnya sama dengan 2014, harus lebih dari 84 persen. Setuju? Acung jari!" teriak Jokowi saat kampanye akbar di Lapangan Stadion Sriwedari, Kota Solo, Jawa Tengah.

Ribuan pendukungnya mengacungkan jari telunjuk ke udara. Melihat hal itu, Jokowi pun optimistis.

Melihat antusias pendukunganya, dalam orasi politiknya Joko Widodo juga menargetkan menang lebih dari 70 persen di Jawa Tegah, karena pada pilpres tahun 2014 berhasil meraih 66 persen suara. Di hadapan masa juga memamerkan keberhasilan membangun jalan tol trans Jawa dan program tiga kartu andalannya, yaitu Kartu Sembako Murah, KIP (Kartu Indonesia Pintar) Kuliah, dan Kartu Pra Kerja.

Jokowi mengawali karier politiknya di Surakarta sebagai wali kota, dengan Rudyatmo sebagai wakil wali kota. Kemudian Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta, hasil kolaborasi beberapa partai politik, PDIP dan Partai Gerindra, dan lalu ke kursi kepresidenan.



Terdapat beberapa peraturan yang diterapakan dalam kampanye tersebut, satu di antaranya adalah penggunaan drone. Drone hanya diperbolehkan sebelum Jokowi datang. Apabila Jokowi datang semua drone di-off-kan kecuali drone yang disiapkan Paspampres.

Selain itu masyarakat pendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 01 juga diimbau untuk datang ke lokasi kampanye dengan berjalan kaki. Ketua DPC PDI Perjuangan, FX Hadi Rudyatmo mengimbau masyarakat untuk berjalan kaki dan tidak menggunakan kendaraan bermotor dengan knalpot tidak standar pabrik. Selain itu Kapolresta Surakarta ikut berkerjasama dalam penertiban tersebut, tak segan polisi memberi tilang.


Selain sang istri Iriana Jokowi, sejumlah tokoh nasional hadir dalam kampanye terbuka di Stadion Sriwedari, Solo. Di antaranya Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri, Puan Maharani, Erick Thohir, Yenny Wahid, Ustad Yusuf Mansyur, Ganjar Pranowo, Bima Arya dan pimpinan partai politik koalisi paslon 01.

Komentar

Postingan populer dari blog ini